Sabtu, 26 Maret 2011

MENEMPUH JALAN KEHIDUPAN

Ulangan 30:19-20, “Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka."



Orang-orang menempuh hidup dengan fokus kepada suatu hal. Ada yang fokus pada kebugaran tubuh, ada juga yang terfokus pada investasi saham, dll. Namun bagaimanakah seharusnya orang Kristen menjalani kehidupan ini yang sesuai dengan kehendak Tuhan?
Dalam Ulangan 30:19-20 Tuhan memperhadapkan kepada bangsa Israel kehidupan dan kematian, serta berkat dan kutuk. Namun Tuhan ingin agar kita memilih kehidupan. Jalan-jalan apakah yang harus ditempuh untuk kita dapat memperoleh kehidupan?

A. Yang pertama adalah KASIHILAH Tuhan Allahmu!
* Orang yang mengasihi Tuhan, pasti akan senantiasa mengerjakan dan melakukan semua perintah Tuhan, dan Tuhan ingin agar kita bisa melakukannya, yaitu taat dan senantiasa mengasihi Dia setiap waktu. Pada zaman itu bangsa Israel suka “terinfeksi” oleh “virus penyembahan berhala” yang dilakukan oleh bangsa-bangsa kafir di sekitar mereka. Karena itu, dengan perintah untuk mengasihi Tuhan itu berarti tidak lagi ikut menyembah berhala dan menjadi murtad kepada-Nya, melainkan beribadah dengan tekun kepada-Nya.
* Mengasihi Tuhan juga dapat dilakukan dengan terus setia kepada Tuhan apapun keadaannya, dan tidak pernah menyangkal Tuhan dalam situasi terburuk apapun. Loyalitas kepada Tuhan adalah bukti kita mengasihi Dia.

B. Yang kedua adalah MENDENGAR suara Tuhan!
Tuhan dapat berbicara kepada kita lewat berbagai cara. Bisa secara direct maupun indirect. Bagaimana saja cara Tuhan berbicara kepada kita?
* Tuhan dapat berbicara secara langsung, secara audible. Ada beberapa orang yang dapat mendengar suara Tuhan secara langsung, dan Tuhan berkenan memanngil namanya dan berbicara kepadanya. Yang harus kita lakukan adalah mentaati segala perintah yang Ia katakan kepada kita.
* Tuhan dapat berbicara lewat suara hati kita. Terkadang Tuhan juga memakai cara ini, yaitu ketika rasanya kita ingin sekali melakukan sesuatu dan kita merasa harus melakukannya. Tuhan yang menggerakkan kita dan kitapun harus taat pada-Nya.
* Tuhan dapat berbicara lewat khotbah para hamba Tuhan. Suatu kali, selesai berkhotbah saya didatangi oleh seorang pemuda yang berkata bahwa dua tahun silam dia pernah mendengar khotbah saya mengenai pengampunan dan pada malam itu juga dia langsung pergi mencari ayahnya yang telah meninggalkan dia dan ibunya, kemudian langsung melepaskan pengampunan.
Pernah juga suatu kali selesai saya berkhotbah seorang ibu mendatangi saya dan berkata jika saja saya tidak berkhotbah hari itu, besok senin ia akan bunuh diri. Namun sebelumnya ia berkata kepada Tuhan, jika Tuhan tidak berbicara padanya di dalam ibadah minggu itu, ia akan mengakhiri hidupnya. Dan benar saja, lewat khotbah saya, Tuhan menyampaikan pesan-Nya secara tidak langsung yang mengenai permasalahan ibu itu. Luar biasa! Tuhan dapat memakai semua hamba-Nya sebagai penyampai pesan-Nya kepada siapapun.
* Tuhan juga dapat berbicara lewat Firman Tuhan. Bacalah Alkitab tiap hari, temukan apa keinginan Tuhan bagi kita lewat firman-Nya. Terkadang disaat kita sedang dalam masalah dan sepertinya tidak ada yang dapat mengerti kita, Tuhan dapat berbicara lewat firman-firman yang terkandung di dalam Alkitab kita. Karena itu, jangan pernah lalai merenungkan firman-Nya, dan bagikanlah itu kepada orang lain juga!

C. Yang ketiga adalah selalu BERPAUT kepada Tuhan!
Dengan berpaut kepada Tuhan berarti bahwa kita membutuhkan-Nya. Banyak orang yang berpaut pada Tuhan lewat berbagai cara, seperti:
* Lewat Doa. Ada orang yang dapat berdoa selama tiga sampai empat jam, atau bahkan lebih. Orang-orang seperti ini merasa dapat mendekat kepada Tuhan dan merasakan hadirat-Nya lewat doa. Lewat doa ia mampu merasakan kasih Tuhan yang menjamah hidup-Nya.
* Lewat Karya. Namun ada juga orang yang tidak dapat berdoa barang setengah jampun. Tetapi, jika disuruh melakukan pelayanan, ia sangat bersemangat. Orang-orang seperti ini dapat merasakan Tuhan lewat karya pelayanan yang mereka berikan. Apapun pelayanannya, selama itu memuliakan nama Tuhan, ia akan dengan ketulusan dan kebahagiaan melakukannya.
* Lewat Event. Ada juga orang yang mampu merasakan kedekatan dengan Tuhan lewat event-event yang diadakan oleh gereja. Entah apakah itu KKR, atau retreat, camp rohani, atau rapat apapun yang berhubungan dengan kemajuan gereja, ia akan dengan semangat menggebu-gebu mengikutinya. Kalau perlu, ia sendirilah yang menjadi pencetus ide event tersebut.
* Lewat Amal. Bunda Theresa berkata bahwa ia dapat melihat wajah Yesus lewat orang-orang yang kelaparan, membutuhkan uang, miskin, ataupun yang mengalami penyakit mematikan. Orang tipe ini adalah orang yang selalu berpaut kepada Tuhan lewat perbuatan amal. Mereka akan senang menyumbang, memberi kepada yang membutuhkan, dan mengasihi kaum yang terbuang oleh dunia karena kemiskinan.
Termasuk orang yang seperti apakah kita tidak menjadi masalah, yang penting Tuhan mau agar kita tetap setia dan berpaut kepada-Nya, serta senantiasa mendengarkan dan taat kepada perintah-Nya. Milikilah kehidupan yang penuh pengharapan bersama Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya Allah Bapa memberkati kita semua, amin!


Ringkasan khotbah Ps. Gordon Simaremare,
Minggu, 27 Februari 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.