Selasa, 22 Maret 2011

REFLECTION FROM MINOR PROPHETS PART 12: MALACHI


PART 12. MALEAKHI

PEACEFUL RAYS OF HOPE


Maleakhi 4:2-3, ”Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang. Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman TUHAN semesta alam.”

Beban hidup ini begitu menghimpit kita, masalah-demi masalah melanda hidup kita bagaikan ombak yang tidak pernah berhenti menghantam jiwa. Kesedihan, kesengsaraan, penderitaan, dan dukacita rasanya terus kita alami di tiap episode kehidupan kita. Otak yang harus terus bekerja keras bagaikan mesin, keringat yang harus terus bercucuran dan kebutuhan yang tidak terpenuhi tidak jarang membuat kita depresi dan lelah untuk hidup, sehingga banyak yang mengambil jalan pintas menuju kebinasaan, yaitu bunuh diri. Banyak dari kita mungkin yang akan bertanya, ”Mengapa hatiku kosong? Apa yang seharusnya memenuhi hati kita?”
Tuhan lah jawabannya. Dialah Surya Kebenaran yang akan terbit bagi kita dan membawa kesembuhan pada sayap-Nya. Dia sanggup menyembuhkan duka kita, kemarahan kita, kebosanan kita, keletihan kita, sakit-penyakit kita, maupun memulihkan kondisi kita yang sudah terpuruk jatuh. Dialah Sinar Pengharapan yang penuh kedamaian dalam hidup kita.
Mendekatlah pada Allah Bapa kita, dan akan kita temukan damai sejahtera. Mendekatlah kepada Yesus Kristus Tuhan kita, dan akan kita temukan kekuatan baru. Mendekatlah kepada Roh Kudus Penolong kita, dan akan kita temukan penghiburan. Dialah sumber kemenangan, pengharapan, dan perisai hidup kita. Dia menjanjikan keadilan bagi kita, dan setiap orang yang berlaku jahat pada kita takkan terus hidup dalam kejayaannya selama dia tidak bertobat. Pada waktunya nanti orang-orang benar akan menginjak-injak orang-orang fasik sehingga menjadi seperti debu di bawah telapak kaki mereka.
Takutlah akan Tuhan, maka Surya Kebenaran itu akan hadir bagi kita di dalam kehidupan kita, membawa kedamaian dan pengharapan besar akan hidup yang penuh sukacita dan kebahagiaan yang melimpah. Tuhan sangat mengasihi kita anak-anak-Nya, dan selalu senantiasa merindukan kita datang kepada-Nya. Kiranya berkat yang daripada-Nya selalu ada bagi kita di dalam kehidupan kita. Milikilah kehidupan yang penuh kelimpahan di dalam-Nya, dan biarkanlah Sang Sinar Pengharapan yang penuh kedamaian itu datang dan memeluk kita serta menghilangkan segala duka kita. Yesus mengasihi kita semua!

Ku tahu Bapa adalah Allah yang penuh dengan kasih sayang...
Ku tahu Yesus adalah Tuhan yang penuh keadilan...
Ku tahu Roh Kudus adalah Penolong sejatiku di dalam hidupku...
Pada-Mulah aku berharap, pada-Mulah aku berdoa...
Kasih-Mu, keadilan-Mu, dan pertolongan-Mu membawa damai bagiku...
Biarkanlah aku keluar dari kepenatan hidup, dan menjumpai-Mu o Kekasih hatiku...
Dan selama-lamanya aku akan terus memuji dan menyembah-Mu, Tuhan dan Rajaku...
Halleluya... Amin...


Created date: Saturday, December 4th 2010



......................................................................



PART 12. MALACHI

Peaceful RAY OF HOPE






Malachi 4:2-3, "But unto you that fear my name shall the Sun of righteousness arise with healing in his wings; and ye shall go forth, and grow up as calves of the stall. And ye shall tread down the wicked; for they shall be ashes under the soles of your feet in the day that I shall do this, saith the LORD of hosts"


Living loads are so choke us, many problems plagued our life like the waves that never stopped hitting us. Sorrow, misery, suffering and grief always there in every episode of our lives. The brain that must continue to work hard like machine, continuing poured sweat and unmet need was oftentimes made us depressed and tired for life, so many are taking a shortcut to destruction, which is suicide. Many of us may be asking, "Why does my heart is empty? What was supposed to satisfy our hearts?"

God is the answer. He is Sun of righteousness that will be arise for us and bring healing in His wings. He can heal our grief, our anger, our boredom, our exhaustion, sickness and disease, and also restore our condition that have been dropped down. He was the ray of hope that full of peacefulness in our lives.

Come closer to God our Father and we will find peace. Come closer to Jesus Christ our Lord, and we will find new strength. Come closer to the Holy Spirit our Helper, and we will find consolation. He is the source of victory, hope, and shield for our lives. He promised justice for us, and every person who did evil deeds to us will not always live in glory and happiness as long as they do not repent. When the times is right, righteous men shall tread down the wicked to be like dust under the soles of their feet.

Fear of the Lord, then The Sun of Truth will come to us in our lives, bring peace and great hope of joyful life and abundant happiness. God loves us His children, and always always longed for us to come to Him. May His blessings are always there for us in our lives. Have a life full of abundance in Him, and let the rays of hope and peace come and embrace us and remove all our sorrows. Jesus loves us all!

I know God the Father filled with love ...
I know Jesus is the God of justice ...
I know the Holy Spirit is the Helper of my life ...
On-thy I hope, on-thy I pray ...
Thy love, thy justice, and thy help bring peace to me ...
Let me out of the fatigue life, and meet the Beloved of my heart ...
And forever I will continue to praise and adore Thee, God and my King ...
Hallelujah ... Amen ...



Created date: Saturday, December 4th 2010

Minggu, 20 Maret 2011

Beautiful Colorful Feathers


PEACOCK


BLUE BIRD OF PARADISE


TOCO TOUCAN


MAJOR MITCHELL's COCKATOO


BLUE FOOTED BOOBY


COCKATOO


RED BIRD OF PARADISE










GREEN PARROT












LESSER FLAMINGO














BLUE PARROT













TEMMNINCKS TRAGOPAN














RED PARROT

Menjadi Orang Yang Diperhitungkan Tuhan


Lukas 7:1-10
"Setelah Yesus selesai berbicara di depan orang banyak, masuklah Ia ke Kapernaum. Di situ ada seorang perwira yang mempunyai seorang hamba, yang sangat dihargainya. Hamba itu sedang sakit keras dan hampir mati.Ketika perwira itu mendengar tentang Yesus, ia menyuruh beberapa orang tua-tua Yahudi kepada-Nya untuk meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan hambanya.Mereka datang kepada Yesus dan dengan sangat mereka meminta pertolongan-Nya, katanya: "Ia layak Engkau tolong,sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami." Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: "Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku; sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya." Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!" Dan setelah orang-orang yang disuruh itu kembali ke rumah, didapatinyalah hamba itu telah sehat kembali"

Bagaimanakah caranya agar kita dapat menjadi orang-orang yang diperhitungkan Tuhan sebagai anak-Nya yang setia dan penuh iman? Dalam kisah seorang perwira yang memiliki hamba yang sakit keras kita dapat menyimpulkan tiga hal yang dapat kita lakukan untuk menjadi orang-orang yang diperhitungkan Tuhan:

Pertama, jika Anda memiliki masalah, datanglah pada Kristus!
Sama seperti perwira yang menyadari bahwa sumber pertolongan pertama hanyalah pada Yesus, sehingga ia menyuruh beberapa tua-tua Yahudi untuk meminta kesembuhan dari Yesus. Kita pun harus selalu menjadi orang yang mengandalkan kekuatan Tuhan! Berdoalah bagi tiap masalah kita, dan doakan juga setiap masalah orang lain...!

Kedua, Sadarilah bahwa ada kuasa di balik perkataan Tuhan!
Orang-orang Kristen sekarang ini banyak yang terpaku kepada figur, media, ataupun ornamen-ornamen yang bisa membuat mereka beriman. Mereka hanya mau di doakan oleh pendeta tertentu karena mereka pikir urapannya dahsyat. Ada juga yang tidak mau di doakan kalau tidak memakai minyak urapan. Memang semua itu tidak salah, namun adalah jauh lebih baik jika kita beriman tanpa menggunakan media apapun. Percayalah bahwa Yesus sendiri punya kuasa untuk menolong kita tanpa media yang berupa apapun!

Ketiga, Kita harus tahu mengenai hukum otoritas!
Si perwira menyadari bahwa ia memiliki bawahan yang akan tunduk pada segala perintahnya. Demikian pula ia sadar bahwa dirinya dan orang-orang lain adalah bawahan Yesus Kristus sendiri, dan kuasa apapun takluk pada-Nya. Karena itu ia percaya, bahwa Yesus yang memiliki otoritas atas segalanya itu mampu memusnahkan penyakit yang sedang di derita hambanya. Karena itu, sadarilah juga hal ini dan mari kita berserah penuh pada Sang Penguasa tertinggi yang murah hati itu.

Saudara-saudaraku, izinkanlah Yesus bekerja untuk menyatakan kuat kuasa-Nya di dalam setiap kehidupan kita, Tuhan Yesus memberkati!

Ringkasan khotbah Ps. Gordon Simaremare

Jumat, 04 Maret 2011

REFLECTION FROM MINOR PROPHETS PART 11: NAHUM

PART 11. NAHUM

CINTA DAN KEDISIPLINAN




Nahum 1:3, ” TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya.”

Kita tahu bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang penuh kasih sayang. Ia sangat baik, sabar, Pengampun, dan kasih setia-Nya kepada umat-Nya kekal sampai selamanya. Tidak ada yang sanggup menandingi kasih sebesar itu. Kasih Allah yang adalah kasih agape, sangat jarang ditemukan di antara umat manusia!

Namun kita juga harus tahu bahwa Allah itu disiplin. Disiplin dalam artian tidak mentolerir adanya dosa di dalam kehidupan kita. Jika kita terlarut-larut santai dalam kegiatan dosa kita, lihatlah, kelak Tuhan akan menghukum kita ketika kita tidak mau mengambil keputusan untuk bertobat. Tuhan tidak senang moral anak-Nya dirusak oleh iblis dengan dijebak untuk berbuat dosa.

Tuhan adalah penuh kasih, namun sekali lagi, Ia juga amat tegas dan disiplin. Berkat yang berlimpah pasti Ia berikan pada mereka yang setia dan mengasihi-Nya. Namun murka-Nya juga akan turun bagi mereka yang telah memalingkan wajahnya dari Tuhan dan memisahkan Tuhan dengan tembok dosa yang tebal dan kokoh.

Kembalilah, hai orang berdosa, kembalilah kepada Tuhan Sang Pencipta, kembalilah dan sembahlah hanya Dia. Taatilah dan kasihilah Tuhan, Allah kita! Jangan mendukakan hati-Nya, melainkan hiburlah selalu!

Sesungguhnya Tuhan kita mengasihi kita secara luar biasa. Darah dan kayu salib menjadi bukti abadi cinta kasih-Nya. Tetaplah dekat pada Tuhan, dan jadilah penurut-penurut Allah yang mengasihi Dia senantiasa. Jauhilah murka-Nya, dan carilah kasih-Nya!





Created date: Monday, February 21st 2011

............................................................................

PART 11. NAHUM

LOVE AND DISCIPLINE



Nahum 1:3 The LORD is slow to anger, and great in power, and will not at all acquit the wicked: the LORD hath his way in the whirlwind and in the storm, and the clouds are the dust of his feet.





We know that the God we worship is a loving God. He was very kind, patient, forgiving, and His mercy to His people shall stand forever. No one can compare His great love. God's love is an agape love, very rarely found among mankind!

But we also must know that God has discipline. Discipline in the sense not tolerate sin in our lives. If we stand still relaxing in the activities of our sins, behold, one day God will punish us when we do not want to take the decision to repent. God does not like his children morals corrupted by the devil by being set up to sin.

God is loving, but again, he is also very strict and disciplined. An abundant blessings will be sure He gave to those who are loyal and love Him. Yet his wrath will come down to those who have turned away from God and separate God with a thick and sturdy wall of sins.

Come back, O sinner, come back to Lord God the Creator, come back and worship only Him. Obey and love the Lord our God! Do not grieve His heart, but always make Him happy!

Surely our Lord loves us tremendously. Blood and the cross is evidence of His eternal love. Stay close to God, and be the follower of God who loves him always. Stay away from His wrath, and look for His love!


Created date: Monday, February 21st 2011